Selasa, 18 Oktober 2011

PHOBIA


Pernahkah anda melihat seseorang berteriak histeris bahkan lari terbirit – birit  ketika melihat sesuatu yang amat dia takutkan? Itu adalah contoh respon yang di lakukan oleh orang mempunyai phobia akan sesuatu. Sebenarnya apa sih arti phobia itu?
Phobia berasal dari kata Phobi yang artinya ketakutan atau kecemasan yang berlebihan yang bersifat tidak rasional yang dialami oleh seseorang. Phobia sendiri merupakan salah satu dari enam kategori gangguan cemas (anxiety disorder). Orang-orang yang menderita phobia cenderung untuk menghindari sesuatu atau situasi yang dia takuti dan merasa cemas berlebihan ketika harus menghadapi objek atau situasi tersebut.
Phobia itu banyak macamnya, menurut buku DSM-IV (Diagnostic and Statistical Manual for Mental Disorder IV)  ada 3 jenis phobia. Ketiga jenis phobia itu adalah :
·         Phobia sederhana atau spesifik
Phobia sederhana atau spesifik adalah Phobia terhadap suatu obyek tertentu atau keadaan tertentu.
Contoh : takut pada binatang, tempat tertutup, ketinggian,

·         Phobia sosial
Phobia sosial adalah Phobia terhadap pemaparan situasi sosial
Contoh : takut jadi pusat perhatian, orang seperti ini senang menghindari tempat ramai.

·         Phobia komlpeks
Phobia kompleks adalah Phobia terhadap tempat atau situasi ramai dan terbuka misalnya di kendaraan umum/mall
Contoh : orang ini takut untuk keluar rumah.

Seseorang yang mengalami phobia pasti ada sebab musababnya. Pada umumnya phobia disebabkan karena pernah mengalami ketakutan yang hebat atau pengalaman pribadi yang disertai perasaan malu atau bersalah yang semuanya kemudian ditekan kedalam alam bawah sadar. Peristiwa traumatis di masa kecil dianggap sebagai salah satu kemungkinan penyebab terjadinya phobia.

Martin Seligman di dalam teorinya yang dikenal dengan istilah biological preparedness mengatakan ketakutan yang menjangkiti tergantung dari relevansinya sang stimulus terhadap nenek moyang atau sejarah evolusi manusia, atau dengan kata lain ketakutan tersebut disebabkan oleh faktor keturunan. Misalnya, mereka yang takut kepada beruang, nenek moyangnya pada waktu masih hidup di dalam gua, pernah diterkam dan hampir dimakan beruang, tapi selamat, sehingga dapat menghasilkan kita sebagai keturunannya. Seligman berkata bahwa kita sudah disiapkan oleh sejarah evolusi kita untuk takut terhadap sesuatu yang dapat mengancam survival kita.

Perlu kita ketahui bahwa phobia sering disebabkan oleh faktor keturunan, lingkungan dan budaya. Perubahan-perubahan yang terjadi diberbagai bidang sering tidak seiring dengan laju perubahan yang terjadi di masyarakat, seperti dinamika dan mobilisasi sosial yang sangat cepat naiknya, antara lain pengaruh pembangunan dalam segala bidang dan pengaruh modernisasi, globalisasi, serta kemajuan dalam era informasi.

Cara mengatasi phobia :

·         Desentisisasi Sistematis
Dilakukan exposure bersifat ringan. Misalnya Si penderita phobia yang takut akan anjing disuruh rileks dan membayangkan berada ditempat cagar alam yang indah dimana si penderita didatangi oleh anjing- anjing lucu dan jinak.

·         Flooding: Exposure Treatment yang ekstrim
Si penderita phobia yang ngeri kepada anjing (cynophobia), dimasukkan ke dalam ruangan dengan beberapa ekor anjing jinak, sampai ia tidak ketakutan lagi.

·         Hypnotheraphy
Penderita phobia diberi sugesti-sugesti untuk menghilangkan phobia.

·         Reframing
Penderita phobia disuruh membayangkan kembali menuju masa lampau dimana permulaannya si penderita mengalami phobia, ditempat itu dibentuk suatu manusia baru yang tidak takut lagi pada phobia-nya.

·         Abreaksi
Si penderita phobia yang takut pada anjing dibiasakan terlebih dahulu untuk melihat gambar atau film tentang anjing, bila sudah dapat tenang baru kemudian dilanjutkan dengan melihat objek yang sesungguhnya dari jauh dan semakin dekat perlahan-lahan. Bila tidak ada halangan maka dapat dilanjutkan dengan memegang anjing dan bila phobia-nya hilang mereka akan dapat bermain-main dengan anjing. Memang sih bila phobia yang dikarenakan pengalaman traumatis lebih sulit dihilangkan.

Informasi di atas merupakan beberapa untuk mengatasi rasa phobia anda terhadap sesuatu. Yang terpenting agar phobia anda sembuh adalah dengan adanya kemauan kuat dari penderita untuk berusaha mengatasi rasa takutnya.

Sumber :




Tidak ada komentar:

Posting Komentar